Suatu hari, kursi-kursi di Klub Sastra dipinjamkan ke klub lain, hanya menyisakan satu kursi.Kakeru dan Yuzu memulai perdebatan ringan, masing-masing berusaha memberikan kursi yang tersisa kepada yang lain.Masing-masing ingin yang lain duduk lebih sering daripada mereka. Karena kebaikan mereka yang saling timbal balik, tidak ada yang mau mengalah, sehingga terjadi kebuntuan—sampai akhirnya, pendapat Yuzu menang, dan Kakeru akhirnya duduk di kursi sendirian.Kakeru merasa bersalah karena hanya dia yang duduk, tetapi saat itu juga, ia mendapat ilham.“Karena akulah yang duduk di kursi, jika aku menjadi kursi dan membiarkan Yuzu-senpai duduk di pangkuanku… bukankah itu akan berhasil?”…Begitulah pikirnya.
Dukung The Manga dan gabung komunitas.
Diskusi tentang manga ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Aturan Komentar
Biar diskusi tetap nyaman untuk semua pembaca: